Untuk Sayap Terdahulu

Kau pernah mengungkap segalanya dalam sebuah pertemuan yang sangat singkat.
Sedari dulu aku pernah membayangkannya akan awet pada masanya.
Nyatanya benar, kita dekat cukup lama. Lebih dari dekat aku rasa, kau merasuki setiap celah tubuh yang tersisa. Aku meyakinkan hati bahwa ini memang jalanku.
Nampaknya kau mengelak dengan sangat keras, dengan meresah padawaktu yang terlalu lama berpihak.
Memilih untuk pergi sedari dini sebelum aku semakin jauh adalah keputusan yang tepat.
Nyatanya benar, kepergianmu memang meninggal luka perihal kau tak menjelaskan apa – apa. Tapi menurutku memang Tuhan tidak menakdirkan hal abzurd untukku.
Selepas itu aku mensyukuri kepergianmu, kepergian yang sempat aku caci juga ratapi. Cukup lama, namun cukup sebentar aku memutuskan untuk menyudahi semuanya,
Langkahku terlalu mahal kalau harus tersandung oleh kepergian.
Maospati, 03 Mei 2016 (Sudut Senja)
image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s