Teras Bunga

Tidak lagi aku asingkan segala bentuk spesies soal hati yang aku pilah pilah. Berlapis dalih tulus awalnya aku enggan menerka nerka. Sungguh, hanya aku tengok, lepas dan semua usai. Lalu di hari keberapa entah, semua berubah, tak lagi bermonolog pada sepi, tak jua aku dibuat pilu, malam itu, macan betina tak lagi mendengkur kelaparan, atau bahkan dengkur kematian. 

Terimakasih untuk bunga – bunga aroma kasturi, hingga garang melunak, menjelma bahagia”


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s